Thursday, September 12, 2013

Kemampuan Penalaran matematis

Penalaran adalah proses berpikir yang dilakukan untuk menarik kesimpulan. Kesimpulan yang bersifat umum bisa ditarik dari kasus-kasus yang bersifat individual, tetapi dapat juga sebaliknya dari hal yang bersifat individual menjadi bersifat umum (Suherman dan Winataputra, 1993). Penalaran terdiri dari penalaran induktif yang disebut induksi dan penalaran deduktif yang disebut deduksi. Penalaran induktif adalah penalaran untuk menarik suatu kesimpulan dari hal-hal khusus ke hal yang umum (Sumarmo, 1978). Namun penalaran induktif selain dapat berjalan dari khusus ke umum juga dapat berjalan dari umum ke umum.

Saturday, August 24, 2013

Model Pembelajaran Time Token

     Time Token  berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu Time yang artinya waktu dan Token yang artinya berbicara. Jadi  secara bahasa Time Token dapat diartikan sebagai waktu untuk berbicara.
     Dalam pembelajaran matematika, model Time Token ini dipandang sebagai suatu solusi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi sehingga siswa tidak diam atau mendominasi pembicaraan, seperti yang telah dikemukakan oleh Arebds (Suherman, 2008: 11) bahwa,

Model Treffinger

Model Treffinger adalah suatu strategi pembelajaran yang dikembangkan dari model belajar kreatif yang bersifat developmental dan mengutamakan segi proses. Strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh Treffinger yang berdasarkan kepada model belajar kreatifnya (Sunata, 2008: 15).
Semiawan (1984: 11) menyatakan pembelajaran kreatif model Treffinger terdiri dari tiga tahap pembelajaran. Berikut ini akan dijelaskan masing-masing tahap pembelajaran tersebut.

Model Pembelajaran Peta Pikiran

Peta pikiran merupakan contoh sangat baik tentang pendayagunaan teknik yang bisa membantu kita memahami konsep-konsep dan menghafalkan informasinya dengan suatu prasarana belajar.
            Buzan (2008: 4) mengemukakan bahwa,
Peta pikiran (mind mapping) adalah cara termudah untuk menempatkan infomasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke luar dari otak. Peta pikiran adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan memetakan pikiran-pikiran kita.

MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION)

Model pembelajaran ARIAS merupakan modifikasi dari model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction). Menurut Keller (Sopah, 2001) model ARCS merupakan model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan teori nilai harapan (expectancy value theory) yang mengandung dua komponen yaitu nilai (value) dari tujuan yang akan dicapai dan harapan (expectancy) agar berhasil mencapai tujuan itu. Dari dua komponen tersebut oleh Keller dikembangkan menjadi empat komponen. Keempat komponen model pembelajaran itu adalah Attention, Relevane, Confidence dan Satisfaction dengan akronim ARCS.