Penalaran adalah proses berpikir yang dilakukan untuk menarik kesimpulan.
Kesimpulan yang bersifat umum bisa ditarik dari kasus-kasus yang bersifat
individual, tetapi dapat juga sebaliknya dari hal yang bersifat individual
menjadi bersifat umum (Suherman dan Winataputra, 1993). Penalaran terdiri dari penalaran
induktif yang disebut induksi dan penalaran deduktif yang disebut deduksi.
Penalaran induktif adalah penalaran untuk menarik suatu kesimpulan dari hal-hal
khusus ke hal yang umum (Sumarmo,
1978). Namun
penalaran induktif selain dapat berjalan dari khusus ke umum juga dapat
berjalan dari umum ke umum.
Pendidikan matematika, sebagai sarana untuk mengambil sumber untuk Proposal penelitian juga Skripsi.
Thursday, September 12, 2013
Saturday, August 24, 2013
Model Pembelajaran Time Token
Time Token berasal dari kata
dalam bahasa inggris yaitu Time yang
artinya waktu dan Token yang artinya
berbicara. Jadi secara bahasa Time Token dapat diartikan sebagai waktu
untuk berbicara.
Dalam pembelajaran matematika, model Time Token ini dipandang sebagai suatu
solusi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi sehingga
siswa tidak diam atau mendominasi pembicaraan, seperti yang telah dikemukakan
oleh Arebds (Suherman, 2008: 11) bahwa,
Model Treffinger
Model Treffinger adalah suatu strategi
pembelajaran yang dikembangkan dari model belajar kreatif yang bersifat developmental dan mengutamakan segi
proses. Strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh Treffinger yang berdasarkan kepada model
belajar kreatifnya (Sunata, 2008: 15).
Semiawan (1984: 11)
menyatakan pembelajaran kreatif model Treffinger
terdiri dari tiga tahap pembelajaran. Berikut ini akan dijelaskan masing-masing
tahap pembelajaran tersebut.
Model Pembelajaran Peta Pikiran
Peta pikiran merupakan
contoh sangat baik tentang pendayagunaan teknik yang bisa membantu kita
memahami konsep-konsep dan menghafalkan informasinya dengan suatu prasarana
belajar.
Buzan (2008: 4) mengemukakan bahwa,
Peta
pikiran (mind mapping) adalah cara
termudah untuk menempatkan infomasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke
luar dari otak. Peta pikiran adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan
secara harfiah akan memetakan pikiran-pikiran kita.
MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION)
Model
pembelajaran ARIAS merupakan modifikasi dari model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction). Menurut Keller
(Sopah, 2001) model ARCS merupakan model pembelajaran yang dikembangkan
berdasarkan teori nilai harapan (expectancy
value theory) yang mengandung dua komponen yaitu nilai (value) dari tujuan yang akan dicapai dan
harapan (expectancy) agar berhasil mencapai
tujuan itu. Dari dua komponen tersebut oleh Keller dikembangkan menjadi empat
komponen. Keempat
komponen model pembelajaran itu adalah Attention,
Relevane, Confidence dan Satisfaction
dengan akronim ARCS.
Subscribe to:
Posts (Atom)